JAKARTA - Ditemukannya mie instan produksi Indonesia di Taiwan membuat gempar masyarakat di dalam negeri. Padahal, menurut Giring 'Nidji', makan mie instan itu sudah jadi kultur Indonesia.
"Pastilah itu sudah bagian dari kultur Indonesia. Kalau lapar, pasti makan mie instan," kata dia saat berbincang di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (12/10/2010).
Salah satu produk yang dirazia di luar negeri adalah produk Indomie, produksi PT Indofood. Kabarnya, zat pengawet yang ada di dalam bumbu kecap melebih ambang batas yang ditetapkan oleh pemerintah Taiwan.
Giring berpendapat, mungkin ini adalah teguran bagi produsen. Padahal, masyarakat tahu kalau Indomie adalah bagian dari salah satu makanan yang paling disukai di Indonesia.
"Kalau itu benar, ya sudah. Dilakukanlah hal yang terbaik. Pasti semua perusahaan mempunyai kebijakan untuk melakukan evaluasi atau perbaikan," ujarnya.
Hal yang paling dikhawatirkan, menurut Giring, adalah berdampak produk Indomie jadi tidak laku di pasaran. Jujur, dia mengaku jadi takut untuk mengonsumsi mie instan tersebut.
"Sebagai penggemar mie insyan, makanya kita minta agar mie instan lebih diperbaiki lagi, enggak usah repot-repot," tandasnya sambil tertawa.
Nah, Giring berbagi cerita. Kalau di rumah, dia memang suka dihidangkan mie instan buatan istri tercinta, Cynthia. "Oh iya, malah kalau makan indomie, cabe rawitnya sampai lima. Wow, parah pokoknya," pungkasnya tertawa.
Add to Cart
0 comments:
Post a Comment
kirim comment kalian klo mo papun dalam blog ini....