topads

admin

Demo Jakarta rusuh, mahasiswa tertembak


JAKARTA, kabarbisnis.com: Aksi demo ribuan mahasiswa di Jakarta, Rabu (20/10/10) bertepatan dengan setahun kepemimpinan SBY-Boediono, berakhir ricuh. Seorang mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) dikabarkan tertembak, delapan mahasiswa lainnya ditangkap dan puluhan mengalami luka-luka akibat dipentungi polisi serta kena lemparan batu.

Kerusuhan itu terjadi pada petang hari di dua tempat, yakni depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat serta sekitar kampus UBK di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Sejak pagi, aksi demo menyoroti kegagalan kepemimpinan SBY-Boediono serta mendesak keduanya agar turun dari jabatannya itu, semula berjalan lancar dan aman. Mahasiswa yang koar-koar berorasi dengan sound sistem yang besar, tidak membuat Presiden SBY yang berada di dalam Istana bergeming dengan aksi itu.

Namun, menjalang petang sekitar pukul 16.20 WIB, suasana semakin memanas. Mahasiswa yang kecapekan begitu juga ratusan polisi yang bersiaga juga kelelahan, merubah keadaan. Tak jelas siapa yang memulai, namun polisi yang over acting tiba-tiba menyemprotkan air bertekanan dari water cannon ke arah massa yang jumlahnya semakin berkurang.

Para demonstran lari kocar-kacir dengan ulah polisi itu. Setelah air habis, giliran mahasiswa menyerang barisan polisi dengan melempar botol air minum, batu, kayu serta benda seadanya. Polisi pun mundur dan tak lama kemudian menembakkan gas air mata ke mahasiswa.

Setelah asap putih berlalu, kembali mahasiswa membalas dengan lemparan. Sehingga suasana makin memanas, apalagi polisi yang jumlahnya lebih banyak langsung mengejar mahasiswa dengan memukul pakai tongkat serta tamengnya. Mahasiswa pun lari tak karuan.

Dari aksi pengejaran itu, polisi menangkap sejumlah mahasiswa yang tak bisa lari. sedikitnya dua pendemo dibawa dan dimasukkan ke posko pengamanan yang ada di dalam Monas.
Sebelumnya, 3 mahasiswa ditangkap dengan tuduhan provokasi.

Sementara aksi demo dekat Kampus UBK di Jalan Diponegoro Jakarta, juga berakhir ricuh. Bahkan Farel restu, mahasiswa UBK angkatan 2008 terkena tembakan pada bagian kaki, saat terjadi kerusuhan. Kini Farel dirawat di rumah sakit Cipto Manggunkusomo, yang lokasinya tak jauh dari tempat unjuk rasa itu.

"Saat ini farel di rawat di UGD RSCM, kami minta polisi mempertanggungjawabkan perbuatannya, yang seenaknya menembak pendemo. Kami ini bukan teroris, penjahat dengan perlakuan tembak ditempat," tandas Alit, koordinator aksi.

Kericuhan terjadi saat petugas membubarkan aksi mahasiswa yang memblokir jalan Diponegoro, dengan membakar ban. Pembubaran dengan cara yang kasar itu, mendapat perlawanan dari mahasiswa. Kericuhan pun meletus. Mahasiswa lempar batu, katu, botol sementara polisi menembakan peringatan ke udara serta gas air mata.

Akibat tembakan yang membabibuta itu, satu peluru menembus kaki Farel. Korban langsung tersungkur ke jalan aspal, dan langsung ditolong rekannya untuk dilarikan ke rumah sakit dengan mobil ambulance milik LBH Jakarta.

Apalagi sedikitnya empat mahasiswa ditangkap dengan tudingan provokasi. Sehingga situasi semakin memanas. Sejumlah anggota Kontras dan LBH Jakarta, melakukan mediasi dengan petugas dan mahasiswa agar bentrok tidak kembali meletus. Serta meminta agar mahasiswa yang ditangkap bisa dilepaskan.

Mahasiswa kembali membakar ban, meneriaki aparat kepolisian dengan tuntutan agar pengusutan penembakan mahasiswa UBK, Farel diusut serta meminta kebebasan 3 rekannya yang barusan ditahan.

"Kami akan terus berdemo sebelum tuntutan dikabulkan," papar Naradha, mahasiswa UBK berambut gondrong.

Jumlah pengunjuk rasa semakin bertambah setelah sejumlah aktivis Bendera bergabung dengan mahasiswa UBK. Mereka pun membakar ban, sementara polisi hanya berjaga-jaga.

ini kah yang dinamakan kaum intilek yang berpendidikan tinggi tapi otaknya kaya orang ga pernah sekolah!!mahasiswa yang hobbi demo ternyata juga salurin hobbi tawuran kenapa sich untuk menyalurkan aspirasi harus dengan kekerasan apa ingin menunjukkan siapa dia?
kalau sudah gini yang disalahkan polisi padahal pemicu dari pihak massa sendiri sudah saatnya untuk berkaca mahasiswa harusnya lebih bijak dalam melakukan demo gunakan cara cara yang wajar dan ga merugikan pihak pihak lain.. 
Add to Cart

0 comments:

Post a Comment

kirim comment kalian klo mo papun dalam blog ini....